Blog-nya Anak SMA Negeri 7 Purworejo

Kalender Hijriyah


Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Mei 2013

Rupiah Melemah, Utang RI Tembus Rp2.000 T



JAKARTA  - Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang Indonesia kembali meningkat Rp32,5 triliun selama periode April 2013.

Melansir data yang diterbitkan DJPU, Kamis (16/5/2013), total utang Indonesia pada April ini naik menjadi Rp2.023,72 triliun dari posisi Maret sebesar Rp1.991,22 triliun. Kenaikan utang ini, lantaran nilai tukar rupiah yang melemah menjadi Rp9.722 per USD dari Rp9.719 per USD.

Dengan demikian, hingga April 2013 utang Indonesia telah meningkat Rp48,3 triliun dibanding posisi pada akhir 2012 lalu di kisaran Rp1,975,42 triliun.

Utang tersebut, didominasi dari penerbitan obligasi alias Surat Berharga Negara (SBN) yang mengalami kenaikan sebesar Rp41,22 triliun dari Rp1.401,01 triliun pada akhir Maret, menjadi Rp1.442,23 triliun pada akhir April ini.

Jika dibandingkan dengan 2012, maka utang tersebut mengalami kenaikan Rp81,13 triliun dari posisi pada 2012 sebesar Rp1.361,10 triliun. Adapun obligasi tersebut, terdiri dari denominasi rupiah sebesar Rp1.148,80 triliun, dan denominasi valuta asing (valas) sebesar Rp293,43 triliun.

Di sisi lain, pinjaman luar negeri tercatat turun Rp8,72 triliun dari Rp588,38 triliun pada akhir Maret, menjadi Rp579,66 triliun pada akhir April.

Pinjaman luar negeri tersebut, berasal dari pinjaman bilateral sebesar Rp329,46 triliun, pinjaman multilateral sebesar Rp225,43 triliun, pinjaman komersial sebesar Rp24,43 triliun dan suppliers sebesar Rp340 miliar. Sedangkan pinjaman dari dalam negeri tetap berada di kisaran Rp1,82 miliar. (mrt)

Share:

Sabtu, 16 Maret 2013

DPR Berharap Anggaran Subsidi BBM Disesuaikan


Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bathoegana mengharapkan pemerintah dapat segera menyesuaikan anggaran yang digunakan untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM) dengan cara mematok alokasi anggaran menjadi sekitar 20 hingga 30 persen.

"Penyesuaian anggaran subsidi BBM ini diperlukan sehingga harganya fluktuatif dengan menyesuaikan harga minyak dunia. Hal itu tentu akan berguna bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Sutan di Jakarta, Sabtu (16/3).

Menurut dia, penyesuaian subsidi BBM menjadi upaya terbaik yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur seperti yang didesak oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Selain itu investor asing juga akan tertarik menanamkan modalnya di Indonesia jika pembangunan infrastruktur dikembangkan secara baik.

Dia menambahkan jika pembangunan infrastruktur terhambat maka ekonomi nasional akan terganggu.

"Kemudian kita tahu bahwa setiap satu persen pertumbuhan ekonomi maka akan menghasilkan 300 lapangan kerja baru," kata Sutan.

Sutan mengatakan murahnya harga BBM jenis premium juga memperbesar kemungkinan penyelundupan bahan bakar ke luar negeri.

Ketua Komisi VII tersebut mengatakan anggaran subsidi BBM dapat dialihkan kepada sektor lain seperti kesehatan, pendidikan, transportasi umum dan juga infrastruktur.

Pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp274,4 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk subsidi energi. Sekitar Rp198,3 triliun dari anggaran tersebut dialokasikan untuk subsidi BBM pada tahun 2013.


sumber
Share:

Pelemahan Dollar Dorong Harga Emas


JAKARTA,  Pelemahan dollar dalam sepekan terakhir telah mendorong harga emas di pasar internasional. Harga emas April di Comex, pada penutupan perdagangan kemarin, Jumat (15/3/2013) waktu setempat, naik 0,1 persen ke 1.592,6 dollar AS per ounce.
Dalam sepekan ini harga emas naik lagi 1 persen. Resistant pertama pada 1.598,8 dollar AS dan berikut ke 1.600 dollar AS, sedangkan support pertama pada 1.585 dollar AS dan berikut ke 1.580 dollar AS per ounce.
Harga emas LLG juga naik setelah indeks dollar AS turun 0,6 persen dari nilai tertingginya sejak Agustus.
Harga emas LLG diakhiri di 1.587,35 dollar AS naik 2,55 dollar AS per ounce. Range LLG kemarin 15,9 dollar AS dengan harga tertinggi di 1.592, 95 dollar AS dan terendah di 1.577,5 dollar AS per ounce. Resistant di 1.592,95 dollar AS dan berikut ke 1.600 dollar AS, sedangkan support ke 1.577,5 dollar AS dan berikut ke 1.568 dollar AS per ounce. Pagi ini, Sabtu (16/3/2013) emas LLG dibuka di 1.590,3 dollar AS naik 40 cent.
Share:

Sinatria

BTemplates.com

Total Tayangan

Labels

Iklan

Iklan